Masih Banyak yang Copy Paste
Penyusunan KTSP di SMA Swasta
MALANG- Pemahaman terhadap Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) rupanya belum maksimal untuk sekolah-sekolah swasta. Akibatnya banyak sekolah yang asal copy paste saja dalam menyusun KTSP ini. Hal tersebut terungkap dalam gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) SMA yang digelar Direktorat Managemen Pendidikan Dasar dan Menengah di Hotel Trio II Kota Malang. Acara yang digelar bekerja sama dengan SMAN 5 Malang itu diikuti 45 orang dari 16 sekolah swasta di Kota Malang.
“Terutama sekolah swasta yang kecil, mayoritas masih belum faham KTSP, sehingga mereka asal mencontoh saja,” ungkap fasilitator KTSP Dirjen Mandikdasmen, Dra Lucia Suharti MM.
Padahal, lanjut Lucia, KTSP antarsekolah satu dan yang lain berbeda, karena kebutuhan tiap sekolah juga berbeda. Karena KTSP dibuat berdasarkan karakteristik siswa yang ada di sekolahnya. “Karena itu pula setiap tahun KTSP pasti akan berubah karena siswa di sekolah juga berganti siswa,” ungkapnya.
Lucia menyadari sekolah swasta terutama sekolah kecil masih minim pembinaan. Karena itu Bimtek kali ini memfasilitasi mereka untuk lebih paham KTSP. Harapannya saat monitoring dan evaluasi yang akan dilaksanakan tahun depan semua sekolah sudah melaksanakan KTSP dengan benar.
Luci menuturkan, KTSP ini diprogramkan kali pertama pada 2006 lalu. Di Kota Malang beberapa sekolah negeri dipandang sudah cukup berhasil menjalankannya. Bahkan di antaranya ada yang menjadi jujukan untuk studi banding. Seperti di SMAN 3, SMAN 4, dan SMAN 5. Beberapa sekolah swasta besar seperti SMAK St Albertus, SMAK Kolese St Yusup dan lainnya juga sudah melaksanakannya dengan benar. “Bimtek tahun ini adalah yang terakhir, selanjutnya monitoring akan dilakukan ke sejumlah sekolah untuk memastikan KTSP sudah dilakukan dengan benar atau belum,” tegasnya. .sty-KP
