1.512 CJH Diberangkatkan
Selasa, 18 November 2008 07:13:22 - oleh : redaksi
MALANG - Sebanyak 1.512 calon jemaah haji (CJH) Kota Malang, Senin (10/11) lalu diberangkatkan menuju tanah suci. Pemberangkatan yang berlangsung di lapangan Rampal Malang tersebut, dilepas Wakil Wali Kota Malang Drs. Bambang Priyo Utomo BSc dari Lapangan Rampal.
Pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang. Rombongan pertama sebanyak 900 CJH dari kelompok terbang (kloter) 18 dan 19, diberangkatkan pada pukul 07.15 WIB dengan menggunakan 20 bus. Sementara rombongan kedua sebanyak 612 CJH tergabung dalam kloter 20 dan 21 menggunakan 14 bus, diberangkatakan pada pukul 11.00 WIB.
Kabag Tata Usaha Kantor Depag Kota Malang, Drs. H. Supardi mengatakan, untuk calon jamaah haji yang berangkat pada tahun ini sebetulnya berjumlah 1.527 CJH. Namun 15 CJH lainnya membatalkan keberangkatannya karena berbagai alasan. “Dari 15 CJH yang batal berangkat itu, satu orang meninggal dunia dan 14 orang lainnya menunda keberangkatan karena keperluan pribadi. Mereka membatalkan pemberangkatan sebelum pembentukan kloter” jelas Supardi.
Supardi menambahkan, dari jumlah 1.512 CJH itu berasal dari 14 KBIH yang tersebar di Malang Raya. Terbesar CJH berasal dari KBIH Al Hikam, KBIH Rumah Sakit Islam Aisyiah (RSIA) serta KBIH Al Rifai.
Untuk CJH yang mutasi ke Kota Malang sendiri, lanjut Supardi, ada 259 CJH, mereka berasal dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sedangkan CJH asal Kota Malang yang keluar ada 57 CJH. . bin-KP
Pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang. Rombongan pertama sebanyak 900 CJH dari kelompok terbang (kloter) 18 dan 19, diberangkatkan pada pukul 07.15 WIB dengan menggunakan 20 bus. Sementara rombongan kedua sebanyak 612 CJH tergabung dalam kloter 20 dan 21 menggunakan 14 bus, diberangkatakan pada pukul 11.00 WIB.
Kabag Tata Usaha Kantor Depag Kota Malang, Drs. H. Supardi mengatakan, untuk calon jamaah haji yang berangkat pada tahun ini sebetulnya berjumlah 1.527 CJH. Namun 15 CJH lainnya membatalkan keberangkatannya karena berbagai alasan. “Dari 15 CJH yang batal berangkat itu, satu orang meninggal dunia dan 14 orang lainnya menunda keberangkatan karena keperluan pribadi. Mereka membatalkan pemberangkatan sebelum pembentukan kloter” jelas Supardi.
Supardi menambahkan, dari jumlah 1.512 CJH itu berasal dari 14 KBIH yang tersebar di Malang Raya. Terbesar CJH berasal dari KBIH Al Hikam, KBIH Rumah Sakit Islam Aisyiah (RSIA) serta KBIH Al Rifai.
Untuk CJH yang mutasi ke Kota Malang sendiri, lanjut Supardi, ada 259 CJH, mereka berasal dari Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sedangkan CJH asal Kota Malang yang keluar ada 57 CJH. . bin-KP











