headerphoto

Dosen Agama Dilarang Gaptek

Senin, 16 Maret 2009 20:28:42 - oleh : redaksi - dilihat 183
UNMER- Perguruan tinggi adalah level puncak dari sistem pendidikan yang diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Tidak hanya intelektualitas, tetapi juga dalam segi spiritualitas dan humanitas. Oleh karena itu, Pendidikan Agama menjadi mata kuliah wajib nasional dan menjadi komponen dasar dalam struktur kurikulum pendidikan dan termasuk dalam kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK).
Menurut Ketua ADPISI DPW JATIM, Prof Dr Kasuwi Saiban MAg, pendidikan agama Islam (PAI) memegang peranan sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional tersebut. ”Selain harus mengutamakan bahan ajar berkualitas, saat proses pembelajaran tidak boleh melupakan metodologi yang efektif agar peranannya bisa lebih optimal,” terang Kasuwi dalam Semiloka Metodologi Pembelajaran PAI berbasis Teknologi Informasi pekan lalu di Unmer.
Kasuwi juga menekankan, sejalan dengan perkembangan dunia teknologi informasi (TI) yang luar biasa cepat, metode pembelajaran PAI tidak bisa hanya terpaku dengan cara-cara tradisional dan manual. Pemberian materi mengenai e-learning sangat diperlukan untuk semua pengajar mata kuliah PAI. “Masak dosen kalah sama mahasiswanya? E-learning juga sangat mendukung proses pengajaran, supaya suasana lebih kondusif. Selain itu juga dapat digunakan untuk meningkatkan kreatifitas dan kompetensi dari mahasiswa maupun dosen,” tegasnya.
Menurut salah satu pemateri Ir Rudi Arianto M Kom (POLINEMA), bersahabat dengan TI sangatlah menguntungkan mengingat banyak informasi dapat diakses dengan sangat mudah dan cepat. “Setidaknya dapat meningkatkan kualitas SDM para dosen PAI dalam penggunaan TI serta meningkatkan kualitas pembelajaran,” katanya.
Untuk penjelasan mengenai e-learning, PD I Fakultas TI di ITS Surabaya Dr H Agus Zainal Arifin S Kom M Kom mengungkap bahwa e-learning adalah pembelajaran yang didukung dan difasilitasi oleh penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu keutamaan pendidikan berbasis TIK sangatlah berguna bagi mahasiswa, dosen, sekaligus bagi universitas.
”Perkuliahan yang fleksibel dapat meningkatkan kemampuan akademik, untuk dosen waktu bisa lebih banyak dipergunakan untuk riset, sedangkan untuk universitas biayapun lebih murah. Yang jelas dosen pun dituntut untuk lebih berkualitas dalam pembelajaran, sehingga peran media elektronik pun tidak dapat menggeser perannya,” paparnya. .sty-KP


Kirim ke Teman  Cetak             

Berita "Presensi Kota Malang" Lainnya

Polling

Rubrik Yang Disukai Menurut Anda :

 

Komentar Pembaca

 d kiko abdurahhman on Menggali Sejarah, Menemukan Ikon Kota
saya sangat mendukung dengan adanya koran pendidik...

 Ummu Nisa on Toko Buku Prestasi beri Diskon 20-30 Persen
Saya tertarik dengan bisnis Toko Buku dan alat per...

 Maryanti on Mengintegrasikan Kecerdasan Ganda bagi PAUD
Subhanalloh ternyata kecerdasan itu jamak. kl j...

 sunarti.c on Pramuka Takkan Mati oleh Gempuran Budaya
Saya alumni 81/82 Saya senang bisa silaturahmi ...

 Jono on Yang Menjanjikan di Tahun 2010 : Beasiswa Kuliah sampai Lulus, judul Untuk 20 Ribu Orang
Saya ingin sekali kuliah dan meraih cita-cita kare...

Kalender Kegiatan

« Sep 2010 »
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
3 4 5 6 7 8 9

Surat Pembaca

Random Links

Kimia terapan

View : 185 x hits
Join : 17-Jul-2009 19:07:12

Statistik Situs

Visitors : 1275611
Hits : 2693479
Month : 10743
Today : 425
Online : 8