Dokter Sebaya Penyuka Komik
Senin, 22 Juni 2009 18:23:04 - oleh : redaksi - dilihat 897
Indri Kartika Dewi
Tanda-tanda bakal meraih prestasi yang membawa nama harum SDN Sawojajar 2 ini serta Kota Malang ini sebenarnya sudah terlihat sejak Indri Kartika Dewi kelas III. Putri ke-2 pasangan Suharto dan Endang Supeti ini selalu meraih juara kelas sampai kelas VI. Bahkan nilai 29,80 yang diraihnya dinobatkan sebagai tertinggi UASBN se Jatim.
Indri, demikian panggilan akrabnya, bahkan jadi ‘dokter sebaya’ bagi teman-temannya. Dokter sebaya dipilih dari beberapa siswa yang memiliki kelebihan dalam beberapa mata pelajaran. Tugasnya membantu teman sebayanya untuk memelajari kesulitan dalam pelajaran.
Di antara ketiga mata pelajaran UASBN, hanya bahasa Indonesia yang ’jelek’, 9,8. Sementara matematika dan IPA mendapat nilai sempurna, 10. ”Saya tidak melulu belajar kok mbak,” aku Indri yang mengaku tidak menyangka mendapat nilai tertinggi se Jatim.
Layaknya anak-anak sebaya, Indri juga suka baca komik dan nonton tv atau dvd. Namun bedanya, gadis cilik berkacamata ini nonton kartun kesayangannya, mickey mouse, yang berbahasa Inggris sekaligus memelajari artinya. Begitu juga dengan komik, yang dipilihnya komik-komik pengetahuan. Tanpa sadar, Indri sebenarnya menerapkan pola belajar yang menyenangkan. Namun saat menjelang UASBN, Indri mengikuti les di rumah guru kesayangannya, Sri Purwaningsih.
Yang tak bisa disangkal, prestasi Indri ini juga berkat suasan kondusif di rumah. Kelahiran Dilli, Timor Leste ini sangat dekat dengan kedua orangtuanya. ”Kalau belajar selalu ditemani mama atau ayah. Selain itu biar Indri gak bosan, selalu diajak nonton atau keluar,” jelasnya dengan nada manja.
Karena kedekatan dengan orangtuanya, Indri yang ingin melanjutkan ke SMPN 3 ini pun bertekat untuk terus membahagiakan orangtuanya. ”Ya mbak, saya ingin membahagiakan orangtua,” katanya sekali lagi untuk menegaskan keinginan mulianya. .sty-KP
Tanda-tanda bakal meraih prestasi yang membawa nama harum SDN Sawojajar 2 ini serta Kota Malang ini sebenarnya sudah terlihat sejak Indri Kartika Dewi kelas III. Putri ke-2 pasangan Suharto dan Endang Supeti ini selalu meraih juara kelas sampai kelas VI. Bahkan nilai 29,80 yang diraihnya dinobatkan sebagai tertinggi UASBN se Jatim.
Indri, demikian panggilan akrabnya, bahkan jadi ‘dokter sebaya’ bagi teman-temannya. Dokter sebaya dipilih dari beberapa siswa yang memiliki kelebihan dalam beberapa mata pelajaran. Tugasnya membantu teman sebayanya untuk memelajari kesulitan dalam pelajaran.
Di antara ketiga mata pelajaran UASBN, hanya bahasa Indonesia yang ’jelek’, 9,8. Sementara matematika dan IPA mendapat nilai sempurna, 10. ”Saya tidak melulu belajar kok mbak,” aku Indri yang mengaku tidak menyangka mendapat nilai tertinggi se Jatim.
Layaknya anak-anak sebaya, Indri juga suka baca komik dan nonton tv atau dvd. Namun bedanya, gadis cilik berkacamata ini nonton kartun kesayangannya, mickey mouse, yang berbahasa Inggris sekaligus memelajari artinya. Begitu juga dengan komik, yang dipilihnya komik-komik pengetahuan. Tanpa sadar, Indri sebenarnya menerapkan pola belajar yang menyenangkan. Namun saat menjelang UASBN, Indri mengikuti les di rumah guru kesayangannya, Sri Purwaningsih.
Yang tak bisa disangkal, prestasi Indri ini juga berkat suasan kondusif di rumah. Kelahiran Dilli, Timor Leste ini sangat dekat dengan kedua orangtuanya. ”Kalau belajar selalu ditemani mama atau ayah. Selain itu biar Indri gak bosan, selalu diajak nonton atau keluar,” jelasnya dengan nada manja.
Karena kedekatan dengan orangtuanya, Indri yang ingin melanjutkan ke SMPN 3 ini pun bertekat untuk terus membahagiakan orangtuanya. ”Ya mbak, saya ingin membahagiakan orangtua,” katanya sekali lagi untuk menegaskan keinginan mulianya. .sty-KP
