headerphoto

SMP Wahidiyah Selangkah Lagi RSBI

Selasa, 9 Februari 2010 10:57:34 - oleh : redaksi - dilihat 115

Tak Incar Dana Pemerintah
SMP WAHIDIYAH-
Selangkah lagi SMP Wahidiyah Kediri, menyandang status RSBI. Minggu pertama Pebruari 2010 lalu, sekolah ini menjalani proses verifikasi tingkat kota oleh Dindik Kota Kediri. Verifikasi ini juga mengukuhkan SMP Wahidiyah sebagai sekolah swasta yang paling siap dengan status Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI).
Kepala SMP Wahidiyah Kediri, Khusnul Nur S, SAg menyebutkan, RSBI sebagaimana dimaksud pihak sekolah adalah murni bentuk perwujudan komitmen penyelenggaraan pendidikan dengan standar tinggi. Sementara RSBI sebagaimana diajukan ke pemerintah, hanyalah penegasan status lembaga pendidikan. ”RSBI di sekolah kami bersifat unik, sebab kami tidak mengincar bantuan pendanaan dengan status tersebut,” terang Khusnul.
Khusnul tampaknya perlu menegaskan sejak dini niat RSBI ini karena penyandang label sekolah RSBI mendapat perlakuan ‘khusus’ dalam hal bantuan pendanaan sekolah. Sementara target SMP Wahidiyah Kediri bisa berlabel RSBI lebih pada  pendampingan menjaga standar oleh pemerintah. ”Mengenai dana, insya Allah kami mampu menyelengarakan RSBI dengan biaya mandiri,” ujarnya.
Berdiri pada 1980, SMP Wahidiyah Kediri hingga saat ini memiliki 10 lokal kelas, dengan total siswa kurang lebih 398 anak. Adapun persiapan untuk menuju RSBI telah dilakukan dalam waktu lima tahun terakhir. Beberapa persyaratan pokok seperti kualifikasi guru dan ruang belajar telah terpenuhi. Sejumlah 23 siswa bahkan saat ini telah tercatat sebagai siswa dengan perlakuan khusus.
”Hanya saja, untuk laboratorium, kami masih membutuhkan beberapa ruang lagi. Kami telah memiliki laboratorium bahasa dan komputer. Untuk sains, peralatan cukup lengkap, tinggal menunggu ruang saja,” ujar Khusnul.   
Kepala Bidang Dikdasmen Dindik Kota Kediri, Umi Laila, MPd membenarkan bahwa proses pengajuan RSBI oleh SMP Wahidiyah telah memasuki tahap verifikasi tingkat kota. Hasil verifikasi tersebut masih akan digodok lebih lanjut sebelum dilaporkan ke propinsi. Belum bisa disebutkan kapan akan ada tindakan lanjutan mengenai hal ini. .rer-KP

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Presensi Kediri" Lainnya