headerphoto

Jadi Ulama Andal

Kamis, 10 Januari 2008 22:13:07 - oleh : redaksi - dilihat 804
Pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, benar-benar dialami Aufa. Ya, Aufa. Namanya sangat pendek. Namun cita-citanya menembus langit, mengajak masyarakat untuk beramar makruf nahi munkar. ”Saya ingin jadi dai sepeti bapak,” begitu pengakuannya tentang cita-cita luhur yang akan dilakoninya kelak.

Siswa kelas IV SD SDIT Ya Bunayya Pujon ini tentu saja tidak sekadar bercita-cita. Sebagai bekal untuk menjadi dai, Aufa sudah menyiapkan sejak dini. Selain bakat berbicara atau ceramah di depan umum, Aufa sangat menguasai kalam Allah dalam Alquran. ”Saya juga hapal doa-doa,” tambahnya untuk menunjukkan kesiapannya sebagai ulama andal masa depan.
Selain bimbingan orangtua, tentu saja pihak sekolah ikut memberi pembinaan. Beberapa kali Aufa diikutkan lomba. Hasilnya, gadis cilik kelahiran 22 Agustus 1998 ini beberapa kali juga menjuarai lomba dai cilik. Bahkan, prestasi terakhir, Aufa terpilih sebagai juara favorit dai cilik se Malang Raya.
Untuk mencari bahan ceramah, Aufa tentu saja tidak hanya mendengarkan bimbingan orangtua. Beberapa buku, mulai buku cerita sampai buku bacaan dilahapnya. Tidak ketinggalan, buku-buku agama untuk menambah ilmu.
Ternyata, dampak positif dari hobi membaca ini, Aufa tidak pernah keluar dari lima besar di kelasnya. Meski demikian, tidak berarti kehidupan Aufa tidka perna santai. Terbukti, suaranya terdengar merdu saat menyanyikan lagu-lagu kesuakaannya. ”Saya juga hobi nyanyi,” imbunya sambil tersenyum manis.
.sup-KP

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Presensi Kabupaten Malang" Lainnya