Siswa Kelola Kebun Bibit Sekolah
Kamis, 10 Januari 2008 22:19:14 - oleh : redaksi - dilihat 958
SINGOSARI- Siswa Madrasah Ibtida’iyah Al-Ma’arif Ardimulyo Singosari sungguh beruntung karena sejak kelas I diajak mencintai lingkungan. Bukan sekadar teori, namun langsung praktik menanam berbagi bibit di lahan yang sudah disediakan sekolah. ”Bibit sekolah ini 100 persen dikelola siswa mulai kelas I-VI sejak penyemaian, penanaman hingga perawatan,” terang Kepala MI Al Ma’arif Ardimulyo, Irfanus Zunaida, SAg.
Ditambahkan Irfan, bibit yang ditanam didapatkan dari Dinas Kehutanan berupa berbagai macam bibit serta holtikultura. ”Dinas Kehutanan memberi bibitnya, pihak sekolah menyediakan lahana, sedangkan siswa yang menanam sekaligus memelihara bibit tanaman itu,” kata Irfan menceritakan sinergi yang terjadi dalam pendidikan cinta linkungan ini.
Masih menurut Irfan, dengan adanya kebun bibit sekolah ini sekaligus membudayakan siswa Kecil Menanam Dewasa Menuai (KMDM). ”Program KMDM hasil kerja sama dengan Dinas Kehutanan ini sudah berjalan setengah tahun, tepatnya Agustus lalu. Saat itu siswa mulai menanam berbagai macam bibit seperti sengon. Mahoni dan sebagainya, termasuk hortikultura,” urainya.
Ditambahkan guru pembimbing, Ir Nurul Laili, program PKBM ini tidak hanya dalam ruangan kelas tetapi bisa dilakukan di luar ruangan. ”Di masa datang, kebun bibit sekolah ini akan diperbesar lagi dengan perluasan lahan pertanian sebagai media tanam berbagai jenis bibit,” katanya.
Yang tak kalah menarik, sebagian hasil pembibitan atau penyemaian siswa madrasah ini dibagi-bagikan ke masyarakat. ”Bibit mahoni, sengon diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bibit tersebut untuk ditanam secara cuma-cuma atau gratis,” terangnya.sup-KP
Ditambahkan Irfan, bibit yang ditanam didapatkan dari Dinas Kehutanan berupa berbagai macam bibit serta holtikultura. ”Dinas Kehutanan memberi bibitnya, pihak sekolah menyediakan lahana, sedangkan siswa yang menanam sekaligus memelihara bibit tanaman itu,” kata Irfan menceritakan sinergi yang terjadi dalam pendidikan cinta linkungan ini.
Masih menurut Irfan, dengan adanya kebun bibit sekolah ini sekaligus membudayakan siswa Kecil Menanam Dewasa Menuai (KMDM). ”Program KMDM hasil kerja sama dengan Dinas Kehutanan ini sudah berjalan setengah tahun, tepatnya Agustus lalu. Saat itu siswa mulai menanam berbagai macam bibit seperti sengon. Mahoni dan sebagainya, termasuk hortikultura,” urainya.
Ditambahkan guru pembimbing, Ir Nurul Laili, program PKBM ini tidak hanya dalam ruangan kelas tetapi bisa dilakukan di luar ruangan. ”Di masa datang, kebun bibit sekolah ini akan diperbesar lagi dengan perluasan lahan pertanian sebagai media tanam berbagai jenis bibit,” katanya.
Yang tak kalah menarik, sebagian hasil pembibitan atau penyemaian siswa madrasah ini dibagi-bagikan ke masyarakat. ”Bibit mahoni, sengon diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bibit tersebut untuk ditanam secara cuma-cuma atau gratis,” terangnya.sup-KP
