Kiprah Kak Eko Juni Wahyudi SE Membangun LaNegsatu
Pada dunia kepramukaan di Jawa Timur, LaNegsatu (Laskar Negeri Satu) bukanlah nama yang asing. Dalam sepuluh tahun terakhir, komunitas pramuka milik SMAN 1 Tumpang ini sudah mencatat banyak prestasi kepanduan hingga tingkat provinsi, termasuk pemegang juara umum pramuka se Jawa Timur. Sosok dibalik LaNegsatu adalah kak Eko selaku kreator, penggagas sekaligus pendiri.
Pencapaian atas prestasi LaNegsatu yang cukup tinggi itu tentu tidak lahir begitu saja. Ada kerja keras dari seluruh pihak di sekolah. Menurut Kak Eko, ekstrakulikuler pramuka di sekolah ini sudah ada sejak 1961 saat sekolah berdiri. Namun secara resmi mengusung nama LaNegsatu baru pada 4 April 1999, satu tahun setelah Kak Eko masuk sebagai pembina.
“Nama itu kami gunakan pertama kali untuk mengikuti lomba lintas alam pedesaan yang diselenggarakan oleh kwartir ranting Poncokusumo. Itu perlombaan yang juga pertama kali diikuti oleh ekskul pramuka di SMPN 1 Tumpang,” jelas Kak Eko.
Kini usia LaNegsatu sudah sepuluh tahun. Semenjak didirikan, kegiatan yang diadakan kali pertama berupa perkemahan Sabtu-Minggu, mengadopsi dari kegiatan yang pernah dilakukan oleh Lord Boden Powell di Bronsea Island yang menjadi cikal gerakan kepanduan di dunia. Meski nama LaNegsatu sudah digunakan semenjak 1999, namun menurut Kak Eko, lambang LaNegsatu baru dipakai pada 2005 lalu.
“Prosesnya memang tidak bersamaan. Nama LaNegsatu dulu yang kita pakai, baru pada pertengahan 2005 lambangnya kita rumuskan. Kendalanya lebih pada mengubah pandangan dari elemen sekolah terhadap keberadaan ekskul pramuka,” tegas Kak Eko.
Dalam perjalanannya, ekskul pramuka memang kerapkali dipandang sebagai kegiatan kelas dua di sekolah. Namun seiring berkembangnya waktu dan dengan rumusan yang matang, kegiatan-kegiatan kepramukaan kini mendapat perhatian serius dari sekolah dan juga di masyarakat. Begitu juga dengan kepramukaan di tingkat daerah dan nasional juga sudah mampu menunjukkan eksistensinya.
“Untuk bisa diterima memang butuh bukti. Dengan sering menggelar kegiatan dan mampu meraih prestasi, lambat laun LaNegsatu bisa diterima oleh sekolah dan masyarakat,” tegas bapak dua anak ini.
Prestasi LaNegsatu memang cukup membanggakan, bukan saja pada ajang kepramukaan di tingkat ranting, prestasinya sudah mampu menembus tingkat cabang bahkan provinsi. LaNegsatu tercatat tiga kali berturut-turut menjadi juara umum tingkat Jawa Timur. Hal ini berarti piala bergilir bidang kepramukaan selamanya akan menjadi milik LaNegsatu dan terpajang sebagai kebanggaan sekolah.
Pencapaian luar biasa dari LaNegsatu selama ini salah satunya tidak lepas dari pembentukan karakter yang kuat mulai dibentuk sejak pertama kali anggota masuk pendidikan dan pelatihan (diklat). Karakter yang dimaksud adalah semangat pantang menyerah sampai kapanpun seperti yang di gambarkan dalam semboyan awal never say die (tidak ada matinya)
Selain itu, selalu ada peningkatan dalam setiap kali latihan menjadi mental yang sudah terbentuk sehingga sampai saat ini LaNegsatu konsisten mengukir prestasi. Juara umum tingkat Jatim saat ini sebagai modal untuk menuju prestasi tingkat Internasional. “Tidak kalah penting adalah mental yang kreatifuntuk selalu bisa melakukan sesuatu yang menarik,” jelas Kak Eko.
Makanya dalam setiap mengemas kegiatan kepramukaan, anggota LaNegsatu selalu berupaya tampil semenarik mungkin dan mengandung unsur keterbaruan. Sehingga siswa yang belum bergabung di pramuka dapat tertarik untuk bergabung mengikuti kegiatan pramuka. Inovasi juga merupakan kunci sukses kepramukaan. Dengan melakukan sesuatu yang orang lain belum pernah melakukanya.
“Itulah prinsip yang senantiasa di pegang teguh oleh para anggota sehingga ketiga komponen yaitu karakter yang kuat, kreatif dan inovatif merupakan kunci sukses di LaNegsatu khususnya dan didunia kepramukaan pada umumnya,” pungkas Kak Eko. sup-KP
BIODATA
Nama
Eko Juni Wahyudi SE
Lahir
Malang, 9 Juni 1978
Alamat
Jl Mendit Utara Mangliawan, Pakis
Pendidikan
S1 Manajemen Perusahaan STIE Indonesia Malang
Pekerjaan
Staf Tata Usaha SMPN I Tumpang
Pembina Pramuka
Prestasi
2006 – Pembina Jambore Nasional
2000 – Pelatihan Pembina Terbaik
Istri
Nurul Hikmah SPd
Anak
Sabitah Nur Fadilah
Zahrah Rohadatul Aisy Rofi’ah