Profil Crew
![]() |
Kukuh Sugiono (kso) | |
Wartawan Tiga Zaman : |
||
| Bila semua personil KP berkumpul, tidak sulit mencari sosok sang Pemimpin Umum. Penampilan keseharian yang bersahaja mengingatkan penampilan jurnalis atau wartawan tiga zaman. Baju dan pantalon yang menjadi pakaian sehari-hari selalu dilengkapi dengan rompi yang menjadi kostum kebesarannya. Bagi pria yang akrab dipanggil Pak Kukuh ini, rompi memang bukan sekadar identitas wartawan umumnya, namun bisa berfungsi untuk menyimpan pernik-pernik kelengkapan saat bertugas. Kamera saku, notes, catatan-catatan penting, dipastikan memenuhi setiap sisi kantong rompi pria kelahiran Surabaya ini. Karena sudah memakai rompi pula, jarang sekali awak KP melihat Pak Kukuh menenteng tas seperti yang dilakukan para wartawan muda saat ini. |
||
![]() |
Noordin Djihad | |
Joke, Komunikasi Antarpersonal : |
||
| Bersama Kukuh Sugiono, pria berkacamata ini termasuk founding father KORAN PENDIDIKAN. Dengan pengalaman sebagai wartawan sekitar sejak 1988, membuat Noordin dipercaya menjadi pemimpin redaksi. Namun karena keterbatasan SDM, pria bertubuh subur inipun ikut sejak Februari 2008 lalu membantu sirkulasi dan iklan dengan bertindak sebagai supervisor. Selain dikenal akrab dengan karyawan KP, pria jebolan STIKOSA-AWS ini sering melontarkan joke-joke sebagai salah satu bentuk komunikasi antarpersonal. Sama dengan awak KP lain, Noordin tak pernah ketinggalan ’berebut’ memilih lagu saat sedang bekerja. Namun karena usia yang terpaut jauh dibanding karyawan lain, bapak tiga anak ini lebih senang menikmati tembang slow rock lawas. |
||
![]() |
Bagyo Prasasti (gyo) | |
| Budayawan KP : | ||
| Di awal KP berdiri, Bagyo Prasasti adalah satu-satunya personil yang memiliki rambut panjang, bahkan super panjang untuk ukuran pria. Warna hitam tergerai panjang sampai punggung, Gyo, demikian panggilan untuk pria yang juga guru SMKN 3 Batu ini, sepintas seperti perempuan jika dilihat dari belakang. Padahal alumnus FIA Unibraw ini tulen seorang lelaki. Terbukti, dari perkawinannya dengan perempuan karyawan Pemkot Batu, kini dikaruniai dua anak. Bisa jadi, penampilan rambut panjangnya tersebut untuk mencerminkan kebebasan berekspresi, sebuah sikap yang biasa dimiliki seniman dan budayawan. Dan pria asal Bojonegoro ini kebetulan sangat enjoy dengan dunia kebudayaan sehingga tak heran iklan ’ucapan selamat’ untuk menyambut sebuah even atau peristiwa, diarahkan Gyo sebagai karya budaya. |
||
![]() |
Julia Rahma Ratna Sari | |
|
Rajin Tapi Pelupa : |
||
| Jabatan resminya sekretaris redaksi. Tapi bidang pekerjaan yang dijalani, membantu seluruh aktifitas yang ada di KORAN PENDIDIKAN, termasuk menjadi tenaga pembukuan sirkulasi dan iklan. Bahkan yang terbaru, Julia tiap Senin memasukkan data ke website koranpendidikan.com. Calon sarjana pendidikan Universtas Wisnuwardhana Malang ini dengan cekatan menyelesaikan semua tugas. Namun kalau terlalu banyak beban pekerjaan yang harus ditangani, Julia biasanya minta supaya diingatkan. Maklum, meski masih muda, gadis berkacamata ini dengan jujur mengaku tergolong pelupa. Selain itu, saat serius mengerjakan tugas kantor, jangan sekali-kali mengganggu, karena kalau marah bibirnya langsung maju satu senti alias manyun sampai bubaran kantor. |
||
![]() |
Bambang Rully | |
Target Jomblo Diperpanjang: |
||
Tugas utama arek Celaket ini sebenarnya keuangan. Dengan latar belakang sarjana ekonomi, Rully memang cekatan jika menyusun laporan keuangan perusahaan. Namun siapa sangka, pria hitam manis ini trengginas juga saat bertindak sebagai marketing iklan. Karena itu tidak heran, Rully yang masih menyukai hidup membujang ini pernah mendapat predikat karyawan teladan dari perusahaan karena dedikasinya dianggap melampaui target. Terus kapan target menikah? Rully biasanya hanya tersenyum kecut tanpa pernah memberi jawaban pasti. Mungkin karena beberapa temannya di kantor masih banyak yang membujang, sehingga Rully tampaknya ingin menemani predikat bujang alias jomblo. |
||
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Next » | »»» |
||















