MALANG- Menutup akhir tahun 2011, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang menorehkan hasil maksimal. Hanya dalam kurun waktu dua bulan, target perolehan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai Rp 4,5 miliar. Selain itu, target pencapaian dari Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga tercapai. Hal ini disampaikan Kepala Dispenda, Mardioko, pada acara syukuran Jumat pekan lalu
“Pencapaian ini karena keberanian seluruh staf di Dispenda. Namun dengan prestasi ini juga akan menjadi tugas berat untuk tahun mendatang. Karena dipastikan target yang diberikan juga dimungkinkan akan meningkat,” jelas Koko, sapaan akrabnya. Tahun ini, target PBB akan naik. Ini bersamaan dengan kewenangan daerah untuk menerbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Dalam penerbitan SPPT di Kota Malang, pihaknya telah menganggarkan Rp 1,8 milyar untuk pembangunan prasarana.
Kemudian ini juga akan dilengkapi dengan peralatan IT sehingga dana total yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 5,5 milyar. Tak hanya PBB yang mencapai target. Pendapatan dari BPHTB juga melampaui target yang ditetapkan. Sebelumnya, ditargetkan perolehan pendapatan dari BPHTP adalah Rp 104 milyar. Namun hingga menjalang tutup tahun 2011 ini, pendapatan dari sektor ini telah mencapai angka Rp 107,4 milyar. Artinya di sini terdapat kenaikan pendapatan sebesar Rp Rp 3,5 milyar.
Pendapatan dari sektor pajak PBB dan BPHTB yang demikian besar ini memungkinkan Kota malang untuk melakukan pembangunan di segala sektor. “Saya pastikan uang yang sudah terkumpul ini, tidak ada seribu rupiahpun yang masuk ke kantong saya. Semua difungsikan untuk membiayai pembangunan yang ada di kota Malang,” pungkas Mardioko..asa-KP
|