Ir Sofyan Edi Jarwoko
Setiap warga negara di Indonesia, memiliki hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Yakni, hak untuk mendapatkan layanan pendidikan serta hak untuk memperoleh layanan kesehatan. Sepanjang dasawarsa terakhir, pemerintah amat fokus untuk memenuhi dua hak dasar masyarakat ini. Salah satunya ditunjukkan dengan alokasi anggaran yang cukup besar, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kota dan Kabupaten.
Namun ada satu hak lagi -yang sebenarnya juga mendasar bagi setiap warga negara- yakni mendapatkan penghidupan yang layak. Hal ini sebenarnya berarti, negara harus mampu memberikan peluang bagi setiap warganya untuk mendapatkan pekerjaan alias sanggup mengurangi pengangguran. Namun sektor ini kurang mendapat tempat ‘di hati’ pemerintah. Ini tampak dari minimnya dukungan anggaran yang cukup.
Setidaknya inilah kondisi yang ditangkap oleh Ir Sofyan Edi Jarwoko, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Malang. Atas dasar ini pula, pihaknya ingin turut berperan dengan program yang konkrit bagi warga Kota Malang. Dua program diluncurkan sekaligus pada bulan akhir tahun lalu, yakni ‘Saya harus Kerja’ dan ‘Program Pelatihan Entrepreneur bagi Kader’. “Dua program ini hanyalah bagian kecil dari usaha yang bisa kami lakukan untuk turut mengurai permasalahan pengangguran,” tegas Sofyan Edi, Rabu pekan lalu kepada Mas Bukhin dan fotografer Rahmad Basuki dari KORAN PENDIDIKAN. Lebih jauh, berikut pandangan Anggota Komisi B DPRD Kota Malang ini saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor DPD Partai Golkar.
Dalam kurun waktu terakhir, Partai Golkar Kota Malang meluncurkan program bagi generasi muda. Tema besarnya adalah kewirausahaan atau entrepreneur. Apa yang melatarbelakangi hal ini? Latar belakangnya adalah soal tenaga kerja. Dalam pembacaan kami di Partai Golkar, soal tenaga kerja menyisakan masalah besar berupa tingginya angka pengganguran. Di sisi lain ada perhatian yang kurang dari pemerintah (daerah). Ini tampak dari minimnya dukungan, baik dari sisi program dan anggaran, dibanding misalnya dengan bidang pendidikan dan kesehatan. Inilah poin pentingnya, bahwa kami ingin menjadi bagian kecil dari masyarakat yang ingin turut mengurai masalah pengangguran.
Apa ini berarti ada ketidakpercayaan dari Partai Golkar Kota Malang pada kinerja pemerintah (daerah) untuk mengatasi masalah pengangguran? Oh, tidak. Kami di Partai Golkar sadar bahwa pemerintah (daerah) sudah berbuat banyak, termasuk untuk mengatasi pengangguran. Tapi kalau sampai saat ini masalah pengangguran belum teratasi, barangkali lebih pada soal keterbatasan kemampuan pemerintah (daerah) saja; baik secara anggaran maupun sumber daya manusia. Dan ada fokus lain yang harus digarap oleh pemerintah (daerah), sebagai amanah dari perundangan, yakni pada bidang pendidikan dan kesehatan. Jadi tidak ada kaitannya dengan ketidakpercayaan atau kegagalan pemerintah (daerah).
Lalu apa bentuk konkrit dari peran kecil Partai Golkar Kota Malang untuk mengurai masalah pengangguran ini? Garis besarnya ada dua hal yang ingin coba kami urai; yakni dari sisi softskill dan sisi karakter. Sisi softskill ini kami wujudkan dengan program bernama ‘Saya Harus Kerja’. Ini Berangkat dari keyakinan kami bahwa sebenarnya peluang kerja itu sangat terbuka dan besar. Terjadinya pengangguran kadang disebabkan oleh minimnya softkill pencari kerja itu atas peluang yang ada. Makanya program ini lebih fokus pembekalan pada generasi mudah agar memiliki kesiapan dan trik-trik untuk membaca dan memasuki sebuah peluang kerja. Semisal soal bagaimana menghadapi wawancara di perusahaan dan bagaimana membaca potensi diri atas berbagai peluang kerja yang ada.
Dan ada apresiasi dari masyarakat, khususnya generasi muda, atas program ini? Sejauh ini sangat besar apresiasinya. Dari setidaknya 180 an anak muda yang ingin ikut dalam program ini, terdapat separuhnya yang bisa kita kembangkan dan bekali sofskill.
Berarti dalam program ini Partai Golkar Kota Malang tidak sampai menyalurkannya pada bidang kerja yang ada? Ya semacam jaminan bahwa mereka yang ikut program ini bisa dapat pekerjaan? Oh tidak, kami yakin bahwa peluang kerja itu sangat terbuka, besar, dan bebas untuk diperebutkan siapa saja. Hanya belum semua pencari kerja memiliki bekal yang cukup, khususnya dari sisi softskill seperti yang tadi saya sebut. Sisi itulah yang kami fokus untuk digarap. Bukan pada penyaluran mereka.
Tapi tentunya ada positioning yang bisa dimainkan oleh Partai Golkar Kota Malang untuk menjembatani kebutuhan itu? Ya, tentu. Ada proses komunikasi yang harus dibangun. Ada proses interaksi dengan dunia usaha yang juga harus terus digali. Dan juga perlu dibangun konektivitas yang nyata dengan semua peluang kerja yang ada. Ini sebenarnya bisa dimaksimalkan oleh pemerintah (daerah) sebab mereka lah yang memang semua lini. Ada sisi pendanaan di sana, ada juga legalitas, dan tentunya kebijakan.
Dan apa ini berarti Partai Golkar Kota Malang juga pesimis atas kualitas pendidikan kita sehingga merasa perlu memberi bekal yang lebih untuk terjun di persaingan dunia kerja? Saya rasa tidak ada kaitan langsung antara tingkat pengangguran dengan kualitas pendidikan. Hanya memang pendidikan kita lebih bersifat spesifik, artinya yang lebih dikembangkan adalah sisi keilmuan dan pengetahuannya. Itu pun kerap terjebak antara keilmuan eksak dan keilmuan sosial. Sementara, bekal-bekal yang seharusnya turut diberikan saat lulusannya ingin terjun, bersaing, dan memenangkan peluang kerja, itu kerap diabaikan. Dan lagi-lagi, sisi inilah yang kami garap lewat program ‘Saya Harus Kerja’ itu.
Lalu soal program yang berbasis karakter dalam kaitan mengurangi angka pengangguran, apa bentuknya? Program itu kami namakan Pendidikan dan Pelatihan Entrepreneur. Ini kami buka untuk siapa saja, bagi seluruh lapisan masyarakat. Ini kami sebut sebagai program berbasis karakter sebab bakal lebih banyak diarahkan untuk menempa jiwa kewirausahaan seseorang. Kegiatan ini akan dilakukan terus secara rutin. Targetnya tentu pada lahirnya generasi muda yang memiliki jiwa berwirausaha yang kuat. Setidaknya mereka mampu memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan turut membuka peluang berusaha.(*)
Biodata
Nama Ir Sofyan Edi Jarwoko Alamat Jl Janti Barat Blok C/B25 Sukun Malang Karir Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Malang Ketua BK DPRD Kota Malang Ketua Pembina LSM Budi Luhur Ketua Yayasan PIK Malang
|