Beranda Opini Kambing Hitam

Kambing Hitam

224
0
BAGIKAN

Koranpendidikan.com – Perhelatan akbar yang berwujud ujian nasional sudah berakhirf. Hasilnya pun sudah diterima masing – masing sekolah. Jenjang SMA/ SMK di umumkan tanggal 26 April 2010 secara serentak se Indonesia. SMP/MTs tanggal 7 Mei 2010.

Bagi  sekolah yang siswanya lulus 100 %, dapat bernafas lega, seakan semua jerih payahnya sudah terb ayar, bagi sekolah yang siswanya banyak tidak lulus, semua seakan menanggung beban mental.

Untuk kota Batu peringkat kelulusan jenjang SMA masih menduduki peringkat 1 dari bawah. Ironisnya sikap dari Dinas terkait terkesan saling melempar tanggung jawab, saling mencari kambing hitam. Ada komentar bahwa kegagalan siswa karena kepala sekolah yang nggak becus memimpin sekolah, ada juga yang mengatakan karena kompetensi guru yang kurang, sehingga guru tidak professional.Bahkan yang lebih mengenaskan  ada pendapat yang mengatakan faktor ketidaklulusan siswa karena siswanya yang  “ BODOH “.

Sungguh kasihan mereka – mereka yang jadi kambing hitam.

Polemik penyelenggaraan UN seolah tidak ada titik temu, Tak berujung pangkal bagai mengurai benang kusut, antara pro dan kontra dengan berbagai alas an.

Lepas dari itu semua yang jelas penyelenggaraan UN tetap dilaksanakan hingga detik ini.

Kalau kita mau membuka hati, berfikir dengan kepala dingin. Ada 3 komponen yang mempengaruhi kelulusan siswa. Komponen itu antara lain :

  1. Faktor siswa
  2. Faktor Guru
  3. Faktor orang tua

Faktor siswa adalah faktor yang ada pada diri siswa, meliputi SDM , potensi, skill kecerdasan yang di miliki siswa.

Faktor guru adalah faktor yang ada pada semua komponen lembaga pendidikan, meliputi :

1.Penyelenggara sekolah ( Yayasan, Dinas terkait )

  1. Manajemen Sekolah
  2. Sistem penyelenggaraan sekolah
  3. Sumber daya guru yang professional
  4. Dan semua komponen yang menunjanng proses belajar mengajar.

Faktor Orang tua adalah faktor yang berasal dari latar belakang  dimana siswa tinggal meliputi :

  1. Latar belakang keluarga
  2. Latar belakang lingkungan sekitar
  3. Latar belakang lingkungan masyarakat
  4. Latar belakang lingkungan pergaulan

Ketiga komponen di atas ibarat kabel yang saling berkaitan. Manakala ada siswa yang gagal kita runut, kita cari akar permasalahannya, kabel mana yang putus, mungkin ada salah satu kabel yang  konslet.

Kalau semua sudah kita lakukan ( sudah Ihtiar ), kita tinggal bertawakkal  kepada Allah (berserah diri). Yang terpenting dari itu semua  adalah Doa yang tulus, adapun

Doa yang paling mustajabah untuk  anak didik kita adalah :

Allohummaj ‘al talaamidhana min ahlil ilmi wa ahlil khoir wa ahlil ibadah. Amin. Dra. Aina Asmarani ( JL. Wukir Gg.I )

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here